bupati-aceh-tamiang-suka-nangis-untuk-lihat-kondisi-warga

Bupati Aceh Tamiang Suka Nangis Untuk Lihat Kondisi Warga. Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengaku sering menangis saat melihat kondisi warganya yang terdampak banjir bandang dan longsor akhir November 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi satgas pemulihan pascabencana di Aceh pada 30 Desember 2025. Armia cerita berat hatinya menyaksikan penderitaan masyarakat, meski target pemulihan tetap realistis. Ini jadi potret empati seorang pemimpin di tengah bencana yang lumpuhkan hampir seluruh wilayahnya. BERITA BOLA

Kondisi Pascabencana di Aceh Tamiang: Bupati Aceh Tamiang Suka Nangis Untuk Lihat Kondisi Warga

Banjir bandang menyapu 12 kecamatan dan 216 desa, bikin pemerintahan hingga ekonomi lumpuh sementara. Lumpur tebal timbun rumah, jalan, dan lahan pertanian, akses terputus, listrik padam berhari-hari. Warga kehilangan harta benda, bahkan nyawa, dengan korban jiwa puluhan orang. Armia sering keliling langsung ke lokasi terdampak, lihat warga mengungsi di tenda atau atap rumah, anak-anak kelaparan, dan lansia kesulitan. Pengalaman ini buat dia sering terharu hingga menangis, terutama malam hari saat refleksi sendirian.

Curhatan Armia Fahmi: Bupati Aceh Tamiang Suka Nangis Untuk Lihat Kondisi Warga

Armia bilang target pemulihan tidak muluk, tapi berat karena skala kerusakan besar. Ia bandingkan dengan daerah lain, tapi Aceh Tamiang butuh perhatian ekstra. Saat curhat di rapat, ia akui sering menangis karena sedih lihat warga berjuang bertahan. Ini bukan kelemahan, tapi bukti kedekatan emosional dengan masyarakat. Armia tekankan komitmennya bantu warga bangkit, meski proses panjang, seperti pembersihan lumpur dan distribusi bantuan.

Respons dan Upaya Pemulihan

Pemerintah pusat dan DPR tanggap positif, janji dukung alat berat dan logistik. Armia minta fatwa soal kayu gelondongan sisa banjir untuk bantu rekonstruksi tanpa masalah hukum. Warga apresiasi empati bupati, beri semangat di tengah duka. Pemulihan fokus prioritas desa-desa terisolasi, dengan harapan normal kembali bertahap di awal 2026.

Kesimpulan

Bupati Aceh Tamiang yang suka menangis lihat kondisi warga jadi simbol empati sejati di akhir 2025. Dari penderitaan banjir parah, Armia Fahmi tunjukkan hati pemimpin yang peduli mendalam. Curhatan ini ingatkan bahwa bencana bukan hanya angka kerugian, tapi duka manusiawi. Dengan dukungan semua pihak, Aceh Tamiang diharap bangkit lebih kuat, semoga tahun baru bawa pemulihan penuh dan senyum kembali bagi warga.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *