Ada Total 9 Jasad WNI di Apartemen Kebakaran Hong Kong

Ada Total 9 Jasad WNI di Apartemen Kebakaran Hong Kong. Tragedi kebakaran besar di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025, menyisakan duka mendalam. Dari ratusan korban jiwa, sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebagian besar pekerja migran sektor domestik dikonfirmasi meninggal dunia. Saat ini, proses pemulangan jenazah sedang berlangsung secara bertahap, dengan satu jenazah sudah tiba di Indonesia pada 21 Desember 2025. Kejadian ini menjadi salah satu bencana kebakaran terburuk di Hong Kong, memicu keprihatinan luas terhadap keselamatan pekerja migran. BERITA BASKET

Kronologi Kebakaran: Ada Total 9 Jasad WNI di Apartemen Kebakaran Hong Kong

Kebakaran bermula dari salah satu blok yang sedang direnovasi, diduga dipicu material mudah terbakar seperti perancah bambu dan jaring pengaman. Api dengan cepat menyebar ke tujuh dari delapan blok apartemen, berlangsung selama puluhan jam. Estimasi sekitar 140 WNI tinggal di kompleks tersebut sebagai pembantu rumah tangga. Banyak korban terjebak karena asap tebal dan akses evakuasi terbatas. Otoritas setempat melakukan pencarian intensif, tapi kondisi bangunan yang rusak parah menyulitkan proses identifikasi.

Penanganan Korban WNI: Ada Total 9 Jasad WNI di Apartemen Kebakaran Hong Kong

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Konsulat Jenderal di Hong Kong langsung bergerak cepat. Koordinasi dengan polisi dan departemen tenaga kerja Hong Kong dilakukan untuk verifikasi korban. Dari data awal, jumlah korban meninggal WNI bertambah secara bertahap hingga sembilan orang. Korban selamat mencapai ratusan, dengan sebagian mendapat perawatan medis. Proses identifikasi melibatkan sampel DNA dari keluarga untuk akurasi. Pemulangan jenazah difasilitasi penuh, termasuk biaya untuk delapan jenazah, sementara satu ditanggung majikan.

Proses Pemulangan Jenazah

Pemulangan dilakukan bertahap setelah identifikasi dan administrasi selesai. Jenazah pertama tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada malam 21 Desember 2025, langsung diserahkan ke keluarga di Jawa Barat. Delapan jenazah lainnya dijadwalkan tiba antara 23-25 Desember. Pendampingan keluarga dilakukan sejak awal Desember melalui kunjungan langsung ke daerah asal korban di Jawa. Hak finansial dan santunan juga dipastikan terpenuhi, termasuk bantuan dari pemerintah Indonesia.

Kesimpulan

Kejadian ini menyoroti kerentanan pekerja migran di luar negeri, terutama dalam kondisi hunian padat. Sembilan jenazah WNI yang ditemukan menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan lebih baik bagi mereka yang bekerja jauh dari tanah air. Proses pemulangan yang sedang berjalan membawa sedikit ketenangan bagi keluarga, meski duka tetap mendalam. Semoga tragedi ini mendorong perbaikan keselamatan di mana pun, dan para korban diterima di tempat terbaik. Solidaritas tetap dibutuhkan untuk mendukung yang ditinggalkan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *